Ilmu pengetahuan ada di genggaman kita.

Tampilkan postingan dengan label Iwan Fals. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Iwan Fals. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Juni 2016

Kata-kata manis lagu Iwan Fals

100 Kalimat Mahal Dalam Lirik Lagu Iwan Fals



1. “Berhentilah jangan salah gunakan, kehebatan ilmu pengetahuan untuk menghancurkan”.

2. “Hei jangan ragu dan jangan malu, tunjukkan pada dunia bahwa sebenarnya kita mampu”.

3. “Cepatlah besar matahariku, menangis yang keras janganlah ragu, hantamlah sombongnya dunia buah hatiku, doa kami dinadimu”.

4. “Jalan masih teramat jauh, mustahil berlabuh bila dayung tak terkayuh”.

5. “Jangan kau paksakan untuk tetap terus berlari, bila luka di kaki belum terobati”.

6. “Riak gelombang suatu rintangan, ingat itu pasti kan datang, karang tajam sepintas seram, usah gentar bersatu terjang”.

7. “Aku tak sanggup berjanji, hanya mampu katakan aku cinta kau saat ini, entah esok hari, entah lusa nanti, entah”.

8. “Mengapa bunga harus layu?, setelah kumbang dapatkan madu, mengapa kumbang harus ingkar?, setelah bunga tak lagi mekar”.

9. “Ternyata banyak hal yang tak selesai hanya dengan amarah”.

10. “Dalam hari selalu ada kemungkinan, dalam hari pasti ada kesempatan”.

11. “Kota adalah hutan belantara akal kuat dan berakar, menjurai didepan mata siap menjerat leher kita”.

12. “Jangan kita berpangku tangan, teruskan hasil perjuangan dengan jalan apa saja yang pasti kita temukan”.

13. “Jangan ragu jangan takut karang menghadang, bicaralah yang lantang jangan hanya diam”.

14. “Kau anak harapanku yang lahir di zaman gersang, segala sesuatu ada harga karena uang”.

15. “Sampai kapan mimpi mimpi itu kita beli?, sampai nanti sampai habis terjual harga diri”.

16. “Seperti udara kasih yang engkau berikan, tak mampu ku membalas, Ibu”.

17. “Memang usia kita muda namun cinta soal hati, biar mereka bicara telinga kita terkunci”.

18. “Dendam ada dimana mana di jantungku, di jantungmu, di jantung hari-hari”.

19. “Hangatkan tubuh di cerah pagi pada matahari, keringkan hati yang penuh tangis walau hanya sesaat”.

20. “Kucoba berkaca pada jejak yang ada, ternyata aku sudah tertinggal, bahkan jauh tertinggal''.

21. “Oh ya! ya nasib, nasibmu jelas bukan nasibku, oh ya! ya takdir, takdirmu jelas bukan takdirku”.

22. “Wahai kawan hei kawan, bangunlah dari tidurmu, masih ada waktu untuk kita berbuat, luka di bumi ini milik bersama, buanglah mimpi-mimpi”.

23. “Api revolusi, haruskah padam digantikan figur yang tak pasti?”.

24. “Kalau cinta sudah di buang, jangan harap keadilan akan datang”.

25. “Kesedihan hanya tontonan, bagi mereka yang diperkuda jabatan”.

26. “Orang tua pandanglah kami sebagai manusia, kami bertanya tolong kau jawab dengan cinta”.

27. “Satu luka perasaan, maki puji dan hinaan, tidak merubah sang jagoan menjadi makhluk picisan”.

28. “Kesadaran adalah matahari, kesabaran adalah bumi, keberanian menjadi cakrawala, dan perjuangan adalah pelaksanaan kata kata”.

29. “Mereka yang pernah kalah, belum tentu menyerah”.

30. “Aku rasa hidup tanpa jiwa, orang yang miskin ataupun kaya sama ganasnya terhadap harta”.

31. “Orang orang harus dibangunkan, kenyataan harus dikabarkan, aku bernyanyi menjadi saksi”.

32. “Ingatlah Allah yang menciptakan, Allah tempatku berpegang dan bertawakal, Allah maha tinggi dan maha esa, Allah maha lembut”.

33. “Kebimbangan lahirkan gelisah, jiwa gelisah bagai halilintar”.

34. “Bagaimanapun aku harus kembali, walau berat aku rasa kau mengerti”.

35. “Alam semesta menerima perlakuan sia sia, diracun jalan napasnya diperkosa kesuburannya”.

36. “Duhai langit, duhai bumi, duhai alam raya, kuserahkan ragaku padamu, duhai ada, duhai tiada, duhai cinta, ku percaya”.

37. “Dimana kehidupan disitulah jawaban”.

38. “Ada dan tak ada nyatanya ada”.

39. “Aku sering ditikam cinta, pernah dilemparkan badai, tapi aku tetap berdiri”.

40. “Aku mau jujur jujur saja, bicara apa adanya, aku tak mau mengingkari hati nurani”.

41. “Bibirku bergerak tetap nyanyikan cinta walau aku tahu tak terdengar, jariku menari tetap tak akan berhenti sampai wajah tak murung lagi”.

42. “Mengapa besar selalu menang?, bebas berbuat sewenang wenang, mengapa kecil selalu tersingkir?, harus mengalah dan menyingkir”.

43. “Angin pagi dan nyanyian sekelompok anak muda mengusik ingatanku, aku ingat mimpiku, aku ingat harapan yang semakin hari semakin panjang tak berujung”.

44. “Jalani hidup, tenang tenang tenanglah seperti karang”.

45. “Sebentar lagi kita akan menjual air mata kita sendiri, karena air mata kita adalah air kehidupan”.

46. “Kita harus mulai bekerja, persoalan begitu menantang, satu niat satulah darah kita, kamu adalah kamu aku adalah aku”.

47. “Kenapa kebenaran tak lagi dicari?, sudah tak pentingkah bagi manusia?”

48. “Kenapa banyak orang ingin menang?, apakah itu hasil akhir kehidupan?”.

49. “Anjingku menggonggong protes pada situasi, hatiku melolong protes pada kamu”.

50. “Biar keadilan sulit terpenuhi, biar kedamaian sulit terpenuhi, kami berdiri menjaga dirimu”.

51. “Apa jadinya jika mulut dilarang bicara?, apa jadinya jika mata dilarang melihat?, apa jadinya jika telinga dilarang mendengar?, jadilah robot tanpa nyawa yang hanya mengabdi pada perintah”.

52. “Tertawa itu sehat, menipu itu jahat”.

53. “Nyanyian duka nyanyian suka, tarian duka tarian suka, apakah ada bedanya?”

54. “Waktu terus bergulir, kita akan pergi dan ditinggal pergi”.

55. “Pelan-pelan sayang kalau mulai bosan, jangan marah-marah nanti cepat mati, santai sajalah”.

56. “Mau insaf susah, desa sudah menjadi kota”.

57. “Pertemuan dan perpisahan, dimana awal akhirnya?, dimana bedanya?”.

58. “Jika kata tak lagi bermakna, lebih baik diam saja”.

59. “Bagaimana bisa mengerti?, sedang kita belum berpikir, bagaimana bisa dianggap diam?, sedang kita belum bicara”.

60. “Aku bukan seperti nyamuk yang menghisap darahmu, aku manusia yang berbuat sesuai aturan dan keinginan”.

61. “Oh susahnya hidup, urusan hati belum selesai, rumah tetangga digusur raksasa, pengusaha zaman merdeka”.

62. “Aku disampingmu begitu pasti, yang tak kumengerti masih saja terasa sepi”.

63. “Sang jari menari jangan berhenti, kupasrahkan diriku digenggaman-Mu”.

64. “Lepaslah belenggu ragu yang membelit hati, melangkah dengan pasti menuju gerbang baru”.

65. “Berani konsekuen pertanda jantan”.

66. “Dengarlah suara bening dalam hatimu, biarlah nuranimu berbicara”.

67. “Matinya seorang penyaksi bukan matinya kesaksian”.

68. “Bertahan hidup harus bisa bersikap lembut, walau hati panas bahkan terbakar sekalipun”.

69. “Jangan goyah percayalah teman perang itu melawan diri sendiri, selamat datang kemerdekaan kalau kita mampu menahan diri”.

70. “Berdoalah sambil berusaha, agar hidup jadi tak sia-sia”

71. “Harta dunia jadi penggoda, membuat miskin jiwa kita”.

72. “Memberi itu terangkan hati, seperti matahari yang menyinari bumi”.

73. “Jangan heran korupsi menjadi jadi, habis itulah yang diajarkan”.

74. “Gelombang cinta gelombang kesadaran merobek langit yang mendung, menyongsong hari esok yang lebih baik”.

75. “Terhadap yang benar saja sewenang wenang, apalagi yang salah”.

76. “Begitu mudahnya nyawa melayang, padahal tanpa diundang pun kematian pasti datang”.

77. “Dunia kita satu, kenapa kita tidak bersatu?”.

78. “Urus saja moralmu urus saja akhlakmu, peraturan yang sehat yang kami mau”.

79. “Di lumbung kita menabung, datang paceklik kita tak bingung”.

80. “Tutup lubang gali lubang falsafah hidup jaman sekarang”.

81. “Buktikan buktikan!, kalau hanya omong burung beo pun bisa”.

82. “Dunia politik dunia bintang, dunia hura hura para binatang”.

83. “Dewa-dewa kerjanya berpesta, sambil nyogok bangsa manusia”.

84. “Tanam-tanam pohon kehidupan, siram siram sirami dengan sayang, tanam tanam tanam masa depan, benalu-benalu kita bersihkan”.

85. “Ada apa gerangan mengapa mesti tergesa gesa, tak bisakah tenang menikmati bulan penuh dan bintang”.

86. “Persoalan hidup kalau diikuti tak ada habisnya, soal lama pergi soal baru datang”.

87. “Jaman berubah perilaku tak berubah, orang berubah tingkah laku tak berubah”.

88. “Satu hilang seribu terbilang, patah tumbuh hilang berganti”.

89. “Hidup ini indah berdua semua mudah, yakinlah melangkah jangan lagi gelisah”.

90. “Tak ada yang lepas dari kematian, tak ada yang bisa sembunyi dari kematian, pasti”.

91. “Ada kamu yang mengatur ini semua tapi rasanya percuma, ada juga yang janjikan indahnya surga tapi neraka terasa”.

92. “Hukum alam berjalan menggilas ludah, hukum Tuhan katakan “Sabar!”.

93. “Yang pasti hidup ini keras, tabahlah terimalah”.

94. “Oh negeriku sayang bangkit kembali, jangan berkecil hati bangkit kembali”.

95. “Oh yang ditinggalkan tabahlah sayang, ini rahmat dari Tuhan kita juga pasti pulang”.

96. “Tuhan ampunilah kami, ampuni dosa-dosa kami, ampuni kesombongan kami, ampuni bangsa kami, terimalah disisi-Mu korban bencana ini”.

97. “Nyatakan saja apa yang terasa walau pahit biasanya, jangan disimpan jangan dipendam, merdekakan jiwa”.

98. “Usiamu tak lagi muda untuk terus terusan terjajah, jangan lagi membungkuk bungkuk agar dunia mengakuimu”.

99. “Kau paksa kami untuk menahan luka ini, sedangkan kau sendiri telah lupa”.

100. “Oh Tuhan tolonglah, lindungi kami dari kekhilafan, oh ya Tuhan tolonglah, Ramadhan mengetuk hati orang orang yang gila perang”.

http://catatanyangterlupa.blogspot.co.id/2012/03/100-kalimat-mahal-dalam-lirik-lagu-iwan.html

Selasa, 28 Juni 2016

Album Iwan Fals

ALBUM IWAN FALS




01. IWAN FALS – Canda Dalam Nada (1979)
Track List
1. Generasi Frustasi
2. Dongeng Tidur
3. Imitasi
4. Kisah Motorku
5. Joni Kesiangan
6. Pengamen(tom slepe)
7. Jaman Edan (tom slepe)
8. Pie-Pie (Pusaka Jaya)
9. Disco Cangkeling
02. IWAN FALS – Canda dalam Ronda (1979)
Label: ABC Records
Track List
1. Dongeng Tidur
2. Kopral
3. Ambulance Zig Zag
4. Joni Kesiangan
03. IWAN FALS – Perjalanan (1980)
Label: ABC Records
Track List
1. Perjalanan
2. Aku Berjalan
3. Pemborong Jalan
4. Mak
5. Wanita Tiruan
6. Bencana Alam
7. Alasan
8. Inspirasi
9. Gaya Travolta
10. Ibu
04. IWAN FALS – 3 Bulan (1981)
Track List
1. 3 bulan
2. Surat Dari Paman Di Desa
3. Tengkulak
4. Imitasi
5. Model Gombrang
6. Ma !
7. Pemborong jalan
8. Gaya Travolta
9. Bencana Alam
10. Kan Adakah
11. Ibu
12. Perjalanan
05. IWAN FALS – Sarjana Muda (1981)
Label: Musica Studio
Track List
1. Sarjana Muda
2. Guru Oemar Bakri
3. Bung Hatta
4. Doa Pengobral Dosa
5. Si Tua Sais Pedati
6. Ambulance Zig Zag
7. 22 Januari
8. Puing I
9. Yang Terlupakan
10. Bangunlah Putra Putri Pertiwi

06. IWAN FALS – Opini (1982)
Track List
1. Galang Rambu Anarki
2. Obat Awet Muda
3. Antara Aku Kau Dan Bekas Pacarmu
4. Isi Rimba Tak Ada Tempat Berpijak Lagi
5. Sapuku Sapumu Sapu Sapu
6. Opiniku
7. Ambisi
8. Tak Biru Lagi Lautku
9. Tarmijah Dan Problemnya
07. IWAN FALS – Sumbang (1983)
Track List
1. Sumbang
2. Kereta Tiba Pukul Berapa
3. Semoga Kau Tak Tuli Tuhan
4. Puing
5. Jendela Kelas I
6. Berikan Pijar Matahari
7. Siang Pelataran SD Sebuah Kampung
8. Asmara Tak Secengeng Yang Aku Kira
9. Celoteh Camar Tolol Dan Cemar
08. IWAN FALS – Barang Antik (1984)
Track List
1. Barang Antik
2. Kumenanti Seorang Kekasih
3. Sunatan Masal
4. Jangan Bicara
5. Asmara Dan Pancaroba
6. Tante Lisa
7. Salah Siapa
8. Nyanyianmu
9. Jalan Yang Panjang Berliku
10. Neraka Yang Asyik
09. IWAN FALS – Sugali (1984)
Track List
1. Rindu Tebal
2. Siang Seberang Istana
3. Serdadu
4. Nak
5. Berkacalah Jakarta
6. Maaf Cintaku
7. Tolong Dengar Tuhan
8. Azan Subuh Masih Ditelinga
10. IWAN FALS – KPJ (1985)
Track List
1. Kembang Pete
2. Kupaksa Untuk Melangkah
3. Senandung Istri Bromocorah
4. Kaum Urbanis
5. Krisis Pemuda
6. Serenade
7. Sumbang
8. Warijem Dan Tukiman
9. Penari Jalanan
10. Dua Menit Sepuluh Detik
11. IWAN FALS – Sore Tugu Pancoran (1985)
Track List
1. Sore Tugu Pancoran
2. Aku Antarkan
3. Ujung Aspal Pondok Gede
4. Tince Sukarti Binti Machmud
5. Yang Tersendiri
6. Angan dan Ingin
7. Berapa
8. Damai Kami Sepanjang Hari
9. Intermezo
10. Cik
12. IWAN FALS – Aku Sayang Kamu (1986)
Track List
1. Aku Sayang Kamu
2. Gali Gongli
3. Timur Tengah I
4. Jangan Tutup Dirimu
5. Selamat Tinggal Malam
6. Ya Hui Ha He Ha
7. Yayaya Oh Ya
8. Lho
9. Timur Tengah II
10. Kota
13. IWAN FALS – Ethopia (1986)
Track List
1. Ethiopia
2. Sebelum Kau Bosan
3. Tikus Tikus Kantor
4. 14-4-84
5. Willy
6. Entah
7. Kontrasmu Bisu
8. Berandal Malam Di Bangku Terminal
9. Lonteku
10. Bunga Bunga Kumbang Kumbang
14. IWAN FALS – Lancar (1987)
Track List
1. Lancar
2. Kuli Jalan
3. Kereta Tua
4. Columbia
5. Yakinlah
6. Kota
7. Sentuhan
8. Cantik Munafik
9. Nelayan
10. Nenekku Okem
15. IWAN FALS – Wakil Rakyat (1987)
Track List
1. Mata Indah Bola Pingpong
2. Surat Buat Wakil Rakyat
3. Teman Kawanku Punya Teman
4. Emak
5. Potret Panen Mimpi Wereng
6. Diet
7. Libur Kecil Kaum Kusam
8. Dimana
9. Guru Zirah
10. PHK
16. IWAN FALS – 1910 (1988)
Track List
1. Buku Ini Aku Pinjam
2. Ada Lagi Yang Mati
3. Ibu
4. Mimpi Yang Terbeli
5. Balada Orang-Orang Pedalaman
6. Nak
7. Semoga Saja Kau Benar
8. Engkau Tetap Sahabatku
9. Pesawat Tempurku
10. 1910
17. IWAN FALS – Antara Aku Kau dan Bekas Pacarmu (1988)
Track List
1. Antara Aku Kau dan Bekas Pacarmu
2. Yang Tersendiri
3. Sebelum Kau Bosan
4. Jalan Yang Panjang Berliku
5. Jangan Tutup Dirimu
6. Kemesraan
7. Nyanyianmu
8. Maaf Cintaku
9. Entah
10. Aku Antarkan
18. IWAN FALS – Mata Dewa (1989)
Track List
1. Mata Dewa
2. PHK
3. Nona
4. Air Mata Api,
5. Bakar
6. Puing
7. Berkacalah Jakarta
8. Yang Terlupakan
9. Perempuan Malam
10. Pinggiran Kota Besar
19. IWAN FALS – SWAMI (1989)
Label: Musica Studio
Track List
1. Bento
2. Bongkar
3. Badut
4. Eseks Eseks Udug Udug-Nyanyian Ujung Gang
5. Potret
6. Bunga Trotoar
7. Oh Ya
8. Condet
9. Perjalanan Waktu
10. Cinta
20. IWAN FALS – Kantata Takwa (1990)
Label: AIRO
Track List
1. Kantata Takwa
2. Kesaksian
3. Orang Orang Kalah
4. Paman Doblang
5. Balada Pengangguran
6. Nocturno
7. Gelisah
8. Rajawali
9. Air Mata
10. Sang Petualang
21. IWAN FALS – Cikal (1991)
Label: Indo Music Box
Track List
1. Intro
2. Untuk Yani
3. Cikal
4. Pulang Kerja
5. Alam Malam
6. Ada
7. Untuk Bram
8. Cendrawasih
9. Proyek 13
10. ….
22. IWAN FALS – SWAMI II (1991)
Track List
1. Hio
2. Kuda Lumping
3. Kebaya Merah
4. Robot Bernyawa
5. Na Na Na Na
6. Nyanyian Jiwa
7. Sangkala
8. Koran
9. Rog Rog
23. IWAN FALS – Belum Ada Judul (1992)
Track List
1. Belum Ada Judul
2. Besar Dan Kecil
3. Iya Atau Tidak
4. Mereka Ada Dijalan
5. Potret
6. Di Mata Air Tidak Ada Air Mata
7. Ikrar
8. Aku Disini
9. Mencetak Sawah
10. Panggilan Dari Gunung
11. Coretan
24. IWAN FALS – Hijau (1992)
Track List
1. Lagu Satu
2. Lagu Dua
3. Lagu Tiga
4. Lagu Empat
5. Lagu Lima
6. Lagu Enam
7. Hijau
25. IWAN FALS – Dalbo (1993)
Track List
1. Hura Hura Huru Hara
2. Kwek Kwek Kwek
3. Ini Si Trendy
4. Sudrun
5. Dunia Binatang
6. Hua Ha Ha
7. Karena Kau Bunda Kami
8. Aku Bosan
9. Bidadari Senjakala
10. Dalbo
26. IWAN FALS – Anak Wayang (1994)
Track List
1. Lingkaran Aku Cinta Padamu
2. Dihatimu Aku Berlindung
3. Anak Wayang
4. Nasib Nyamuk
5. Jogja
6. Telaga Dan Bencana
27. IWAN FALS – Orang Gila (1994)
Track List
1. Orang Gila
2. Awang Awang
3. Satu Satu
4. Lagu Cinta
5. Doa Dalam Sunyi
6. Lingkaran Hening
7. Puisi Gelap
8. Menunggu Ditimbang Malah
28. IWAN FALS – Lagu Pemanjat (1996)
Track list
1. Lagu PemanjatLagu Pemanjat
2. Dalam KuasaMu
3. Kudatangkan Tubuhmu
4. Yang Mana Jalan Kesitu
5. Cair Lalu Mencair
6. Iya Memang Kamu
7. Lagu Lama Gaungnya Rata
8. Pada Batu Dalam Diam
29. IWAN FALS – Kantata Samsara (1998)
Track List
1. Samsara
2. Nyanyian Preman
3. Pangeran Brengsek
4. Anak Zaman
5. Lagu Buat Penyaksi
6. Panji-Panji Demokrasi
7. Asmaragama
8. Songsonglah
9. Langgam Lawu
10. Bunga Matahari
11. For Green And Peace
30. IWAN FALS – Best Of The Best (2000)
Track List
1. Kemesraan
2. Orang Pinggiran
3. Entah
4. Mata Indah Bola Ping Pong
5. Kumenanti Seorang Kekasih
6. Ethiopia
7. Pesawat Tempurku
8. Galang Rambu Anarki
9. Surat Buat Wakil Rakyat
10. Belum Ada Judul
11. Lancar
12. Celoteh Camar Tolol Dan Cemar
13. Antara Aku Kau Dan Bekas Pacarmu
14. Sugali
15. Tikus Tikus Kantor
16. Mimpi yang Terbeli
17. Sarjana Muda
18. Guru Umar Bakri
19. Aku Sayang Kamu
20. Sore Tugu Pancoran
31. IWAN FALS – Suara Hati (2002)
Track List
1. Kupu Kupu Hitam Putih
2. Hadapi Saja
3. Suara Hati
4. Untukmu Negeri
5. Doa
6. 15 Juli 1996
7. Belalang Tua
8. Untuk Para Pengabdi
9. Seperti Matahari
10. Dendam Damai
11. Di Ujung Abad
32. IWAN FALS – In Collaboration With (2003)
Track List
1. Aku Bukan Pilihan
2. Senandung Lirih
3. Rinduku
4. Hadapi Saja (New Version)
5. Sesuatu Yang Tertunda
6. Sudah Berlalu
7. Kupu Kupu Hitam Putih (New Version
8. Suara Hati (New Version
9. Belalang Tua (New Version
10. Ancur’
33. IWAN FALS – Manusia Setengah Dewa (2004)
Label: Musica Studios
Track List
1. Asik Nggak Asik
2. Manusia Setengah Dewa
3. 17 Juli 1996
4. Dan Orde Paling Baru
5. Buktikan
6. 16 Juli 1996
7. Ngeriku
8. Matahari Bulan Dan Bintang
9. Desa
10. Para Tentara
11. Mungkin
12. Politik Uang
34. IWAN FALS – In Love (2005)
Label: Musica Studios
Track List
1. Sesuatu Yang Tertunda
2. Selamat Tidur Sayang
3. Ijinkan Aku Menyayangimu
4. Kemesraan
5. Entah
6. Kumenanti Seorang Kekasih
7. Yang Tersendiri
8. Aku Bukan Pilihan
9. Jangan Tutup Dirimu
10. Rinduku
11. Buku Ini Aku Pinjam
12. Maaf Cintaku
13. Nyanyianmu
14. Antara Aku Kau Dan Bekas Pacarmu
15. Sebelum Kau Bosan
16. Yang Terlupakan
35. IWAN FALS – 50:50 (2007)
Track List
1. Mabuk Cinta
2. Masih Bisa Cinta
3. Yang Tercinta
4. Tak Pernah Terbayangkan
5. Apakah Aku Benar – Benar Memiliki Kamu
6. Rubah
7. KaSaCiMa
8. Pulanglah
9. Ini Bukan Mimpi
10. Ikan-Ikan
11. Negara
12. Cemburu
36. IWAN FALS – KESEIMBANGAN (2010)
1. Suhu
2. Ya Allah Kami
3. Hutanku
4. Pohon Untuk Kehidupan
5. Tanam Siram Tanam
6. Ayolah Mulai
7. Aku Menyayangimu
8. ^O^
9. Sepak Bola
10. Kuda Coklatku
11. Jendral Tua
12. Malahayat

https://bjoqiut.wordpress.com/2010/05/26/koleksi-album-iwan-fals/

Senin, 27 Juni 2016

IWAN FALS

iwan fals


 Siapa yang tidak kenal dengan Iwan Fals, penyanyi satu ini sangat terkenal dengan lagu-lagunya yang berisi kritik kehidupan sosial di Indonesia. Ia merupakan legenda musik Indonesia yang masih hidup sampai sekarang, tulisan kali ini akan membahas mengenai biografi iwan fals, salah seorang penyanyi di indonesia. Iwan Fals dilahirkan dengan nama Virgiawan Listanto, ia terlahir pada tanggal 3 September 1961 di Jakarta.  Ia anak dari pasangan Haryoso (ayah)(almarhum) dan Lies (ibu). Masa kecil Iwan Fals dihabiskan di Bandung, kemudian ikut saudaranya di Jeddah, Arab Saudi selama 8 bulan. Bakat musiknya makin terasah ketika ia berusia 13 tahun, di mana Iwan banyak menghabiskan waktunya dengan mengamen di Bandung. Bermain gitar dilakukannya sejak masih muda bahkan ia mengamen untuk melatih kemampuannya bergitar dan mencipta lagu.

Profil dan Biografi Iwan FalsKetika bersekolah di SMP, Iwan menjadi gitaris dalam paduan suara sekolah. Selanjutnya, datang ajakan untuk mengadu nasib di Jakarta dari seorang produser. Ia lalu menjual sepeda motornya untuk biaya membuat master. Iwan rekaman album pertama bersama rekan-rekannya, Toto Gunarto, Helmi, Bambang Bule yang tergabung dalam Amburadul. Tapi album tersebut gagal di pasaran dan Iwan kembali menjalani profesi sebagai pengamen.

Setelah dapat juara di festival musik country, Iwan ikut festival lagu humor. Arwah Setiawan (almarhum), lagu-lagu humor milik Iwan sempat direkam bersama Pepeng, Krisna, Nana Krip dan diproduksi oleh ABC Records. Tapi juga gagal dan hanya dikonsumsi oleh kalangan tertentu saja. Sampai akhirnya, perjalanan Iwan bekerja sama dengan Musica Studio. Sebelum ke Musica, Iwan sudah rekaman sekitar 4-5 album. Di Musica, barulah lagu-lagu Iwan digarap lebih serius. Album Sarjana Muda, misalnya, musiknya ditangani oleh Willy Soemantri.

Iwan tetap menjalani profesinya sebagai pengamen. Ia mengamen dengan mendatangi rumah ke rumah, kadang di Pasar Kaget atau Blok M. Album Sarjana Muda ternyata banyak diminati dan Iwan mulai mendapatkan berbagai tawaran untuk bernyanyi. Kemudian sempat masuk televisi setelah tahun 1987. Waktu siaran acara Manasuka Siaran Niaga di TVRI, lagu Oemar Bakri sempat ditayangkan di TVRI. Ketika anak kedua Iwan, Cikal lahir tahun 1985, kegiatan mengamen langsung dihentikan.

Selama Orde Baru, banyak jadwal acara konser Iwan yang dilarang dan dibatalkan oleh aparat pemerintah, karena lirik-lirik lagunya yang kritis. Saat bergabung dengan kelompok SWAMI dan merilis album bertajuk SWAMI pada 1989, nama Iwan semakin meroket dengan mencetak hits Bento dan Bongkar yang sangat fenomenal. Perjalanan karir Iwan Fals terus menanjak ketika dia bergabung dengan Kantata Takwa pada 1990 yang di dukung penuh oleh pengusaha Setiawan Djodi. Konser-konser Kantata Takwa saat itu sampai sekarang dianggap sebagai konser musik yang terbesar dan termegah sepanjang sejarah musik Indonesia.

Kehidupan Pribadi Iwan FalsMengenai keluarga Iwan Fals,  Iwan menikahi Rosanna (Mbak Yos) dan mempunyai anak Galang Rambu Anarki (almarhum), Annisa Cikal Rambu Basae, dan Rayya Rambu Robbani. Di antara ketiga anaknya, hanya Galang mengikuti jejak ayahnya terjun di bidang musik. Walaupun demikian, musik yang ia bawakan berbeda dengan yang telah menjadi trade mark ayahnya. Galang kemudian menjadi gitaris kelompok Bunga dan sempat merilis satu album perdana menjelang kematiannya.

Nama Galang juga dijadikan salah satu lagu Iwan, berjudul Galang Rambu Anarki pada album Opini , yang bercerita tentang kegelisahan orang tua menghadapi kenaikan harga-harga barang sebagai imbas dari kenaikan harga BBM pada awal tahun 1981 yaitu pada hari kelahiran Galang (1 Januari 1981).

Nama Cikal sebagai putri kedua juga diabadikan sebagai judul album dan judul lagu Iwan Fals yang terbit tahun 1991. anaknya, Galang Rambu Anarki meninggal pada bulan April 1997 secara mendadak yang membuat aktifitas bermusik Iwan Fals sempat vakum selama beberapa tahun. Galang dimakamkan di pekarangan rumah Iwan Fals di desa Leuwinanggung Bogor Jawa Barat sekitar satu jam perjalanan dari Jakarta. Sepeninggal Galang, Iwan sering menyibukkan diri dengan melukis dan berlatih bela diri.

Mulai Aktif Kembali Bernyanyi
Pada tahun 2002 Iwan mulai aktif lagi membuat album setelah sekian lama menyendiri dengan munculnya album Suara Hati yang di dalamnya terdapat lagu Hadapi Saja yang bercerita tentang kematian Galang Rambu Anarki. Pada lagu ini istri Iwan Fals (Yos) juga ikut menyumbangkan suaranya.

Para penggemar fanatik Iwan Fals bahkan mendirikan sebuah yayasan pada tanggal 16 Agustus 1999 yang dinamakan Yayasan Orang Indonesia atau biasa dikenal dengan sebutan Oi. Yayasan ini mewadahi aktifitas para penggemar Iwan Fals, Yayasan ini mewadahi aktifitas para penggemar Iwan Fals. Yayasan Oi memiliki kantor cabang Oi yang tersebar dan dapat ditemui setiap penjuru Nusantara dan beberapa bahkan sampai ke mancanegara. Pancaran kharisma seorang Iwan Fals sangat besar. Kesederhanaannya menjadi panutan para penggemarnya yang tersebar diseluruh nusantara.



http://www.biografiku.com/2009/02/biografi-iwan-fals.html

LUBIS POSTS

Recent Posts

Pages

Download Theme

Diberdayakan oleh Blogger.
Breaking news

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

business

recent posts

Recent Posts

Posts

health

random posts

vehicles

Must Read

recent posts

featured video

muhammad lubis